Bahasa: Greenwashing (apa artinya?)

Greenwashing adalah istilah yang digunakan jika brand membuat klaim yang salah atau menyimpang bahwa mereka produk yang hijau (dari alam) “green” atau natural dengan manfaat lingkungan, kesehatan dan kesejahteraan. Klaim yang membuat produk mereka terkesan alternative yang lebih “sehat” atau option yang lebih ramah lingkungan, ketika, nyatanya, tidak.

Greenwashing terjadi di berbagai industry. Tidak hanya di industry kecantikan.

Tapi disini kita berbicara tentang industry kecantikan, banyak informasi tentang greenwashing di industry lain di internet dan bisa dilihat organisasi seperti Greenpeace dan palm oil investigations (POI).

Di beberapa dekade ini, sudah mulai banyak konsumer beauty-savvy, eco-conscious mencari label yang menawarkan produk yang bebas racun (toxin free) dan lebih ramah lingkungan (eco friendly).

Ini sangat baik, kita banyak melihat “‘tanpa parabens’, ‘tanpa sulphates’, dll” tapi ini bukan berarti tidak ada bahan yang membahayakan dalam produk ini. Kita harus mempertimbangkan semua bahan yang digunakan di dalam produk skincare ini, bukan hanya apa yang tidak di masukan kedalamnya.

Contohnya, istilah fragrance (pewangi) adalah payung yang dugunakan untuk mencakup 3100 bahan kimia berbahaya yang di gunakan di produk personal care. Di list bahan kosmetik ada lebih dari 200 nama berbeda untuk palm oil.

Banyak merk brand tidak jujur untuk keep up dengan trend “penghijauan” tapi banyak sekali yang tidak melakukan hal ini dengan baik, meskipun klaim mereka yang berkata sebaliknya. Mereka menginvestasikan uang mereka kepada marketing yang lebih pintar dan tidak kepada kulitas yang lebih tinggi, truly natural dan bahan yang lebih sustainable. Photo photo yang yang bagus dan kata kata yang menyesatkan di label produk menipu kita untuk percaya bahwa kita mensupport brand yang ethical dan membeli natural sustainable produk yang lebih baik bagi kesehatan dan lingkungan.

Untuk menghindari greenwashing trickery kita perlu menjadi prajurit, pembaca label. Ikut mempelajari karna kita menjadi salah satu permasalahaanya (karna kita ikut membelinya) tapi kita juga bisa jadi solusinya. (kita dapat memilih membeli lebih yang lebih baik).

Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • Facebook - Grey Circle
  • Instagram - Grey Circle